Gawat…Anak-Anak Di Sajikan Judi Di Pasar Malam

SOROTKASUSNEWS.NET – Hingga kini ungsur pimpinan kecamatan (Upika) Kecamatan Lirik, Kabupaten Inhu, Riau belum menutup pasar malam yang disinyalir berbau judi. Hal ini dibuktikan dengan masih bukanya pasar malam di Desa Pasir Ringgit.

“Sangat disayangkan kecamatan pelajar tapi tidak memberikan contoh pendidikkan, malah sebaliknya menyajikan perjudian, parahnya lagi perjudian itu jadi tontonan dan mainan anak-anak di bahwa umur”,kata Burhan warga lirik.

“Ada dua jenis permainan di pasar malam di Desa Pasir Ringgit Kecamatan Lirik yang disinyalir berbau judi. Hal ini sangat bertentangan dengan ikon kecamatan Lirik sebagai kecamatan pelajar”,ungkap Burhan

“Dari empat belas kecamatan di Kabupaten Inhu, Kecamatan Lirik mendapat ikon sebagai kecamatan pelajar, Namun disayangkan ikon yang di berikan tidak sesuai fakta”,jelasnya

Dua jenis permainan di pasar malam di Desa Pasar Ringgit yang disinyalir berbau judi, seperti permainan bola boling dan mentari antar nusa,

Dijelaskan Burhan, Permainan Bola boling, kita memberi sejenis kupon lalu kupon tersebut diletakkan dipapan yang sudah ada nomor nya, setelah itu bola digelindingkan, lalu dimana bola itu masuk pada angka yang sesuai dengan nomor di papan itulah yang menang dan mendapat hadiah seperti minyak goreng, rokok, sprit dan lain nya.

Pemberian hadiah seperti, minyak goreng, rokok, sprit dan lainnya itu hanya modus agar tidak kelihatan bahwa itu adalah perjudian.

Sedangkan permainan mentari antar nusa, Ini modusnya menjual kacang, persatu bungkus kacang di hargai 1000 rupiah, disetiap bungkus kacang terdapat nomor dan nomor tersebut dicocokkan pada nomor yang ada dipapan atau baleho, bila nomornya sama maka mendapat hadia sesuaikan dengan gambar pada nomor yang ada di papan atau baleho tersebut.

“Dua jenis permainan itu jelas judi dan bukan ketangkasan, Tapi, herannya hingga kini Upika Kecamatan tidak menutup pasar malam atau menutup dua permainan tersebut.”papar Burhan.

“Kami sebagai masyarakat lirik sangat kecewa dengan Upika lirik yang hingga kini membiarkan perjudian menjadi tontonan umum masyarakat dan anak-anak dibahwa umur.”paparnya.

Terpisah Ustad Mul mengatakan,” Yang namanya taruhan itu adalah judi.
“Contoh kita beli kupon lalu dalam kupon terterah nomor undian agar di cocokkan dengan hadiah, bila cocok dapat hadia, kalau ada permaiman seperti itu, itu jelas judi, dan bukan unsur lagi,itu sudah judi,”katanya.

Kalau pasar malam di Desa Pasir Ringgit kecamatan lirik ada jenis permainan seperti yang dimaksud, berarti permainan itu adalah judi.

Larangan judi jelas dalam agama dan pemerintahan, dalam hukum agama judi di haramkan, sedangkan hukum pemerintah yang berjudi, yang menyediakan dan yang memberikan izin dapat di pidana sesuai UU yang berlaku.

Sementara itu, Camat Lirik Wisnu Suboroto SSos dikonfirmasi belum lama ini mengatakan,” Izin yang mengeluarkan adalah polsek.Kalau pihak kecamatan hanya memberikan rekom dan dalam hal ini kecamatan pun tidak dapat apa-apa.

“Dan menurut Upika Kecamatan Lirik bahwa permainan itu bukanlah judi sebagaimana dimaksud. itu adalah permainan sekedar untuk hiburan,”singkatnya**HR




Tinggalkan Balasan