Inspektorat Diminta Awasi Pembangunan Turap Desa Lambang Sari 1,2 dan 3

SOROTKASUSNEWS.NET – Setiap kegiatan pelaksanaan pembangunan infrastruktur yang menggunakan APBD ataupun APBN harus keterbukaan dan transparansi kepublik, Selain itu perlunya pengawasan estra demi mencegah terjadinya penyimpangan dalam penggunaan anggaran agar tidak merugikan negara.

Untuk itu diminta Inspektorat dapat mengawasi estra pada kegiatan pembangunan Turap di Desa Lambang Sari 1,2 dan 3 Kecamatan Lirik Kabupaten Inhu, Riau. Hal ini ditegaskan akvitis LSM TOPAN RI (Versi Budiman-Munas Cilegon).

” Untuk mencegah terjadinya penyimpangan dalam pelaksaan kegiatan Turap di Desa Lambang Sari 1,2 dan 3 di kecamatan lirik diminta Inspektorat Inhu melakukan pengawasan. Karena, tidak menutup kemungkinan saja bisa terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan.

Sudah banyak contoh sebelum-sebelumnya desa harus kembalikan uang karena ketahuan pekerjaan tidak sesuai dengan anggaran, coba kalau tidak ketahuan berapa kerugian negara,”kata Jumadi akvitis LSM TOPAN RI (Versi Budimab-Munas Cilegon).

Untuk itu kita meminta Inspektorat, Jaksa dan Polisi dapat lebih meningkatkan pengawasaan pada kegiatan yang dianggarkan melalui APBD atau APBN, Disini Inspektorat, Jaksa dan Polisi sangat berperan penting dalam mengawasi setiap kegiatan yang dianggarkan melalui APBD dan APBN.

Pengawasan dengan tujuan agar tidak terjadi penyimpangan dalam penggunaan anggaran dan itu harapan kita tidak terjadi pada kegiatan Turap di Desa Lambang Sari 1, 2 dan 3 yang sedang proses pekerjaan.

“Sebagaimana yang sama-sama diketahui, bahwa pembangunan Turap di Desa Lambang Sari 1,2 dan 3 adalah dana desa dari anggaran APBN tahun 2019 sebesar Rp 200 juta lebih”,pungkas Jumadi.**HR




Tinggalkan Balasan