Di Bulan Peringatan HKN ,Masyarakat Inhu Di serang Wabah DBD

SOROTKASUSNEWS.NET-Di bulan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang seharusnya terindar dari wabah penyakit, Namun tidak dengan Kabupaten Inhu, Riau, Di bulan peringatan HKN masyarakat justru kenak wabah Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kepala Desa Danau Baru Muhammad Ridwan SE Selasa (19/11/2019) melalui selulernya mengatakan, dalam sebulan terakhir sudah 10 orang warga yang menderita DBD.” Mereka sudah mendapatkan perawatan di Puskesmas Pekan Heran dan bahkan ada yang diopname di Rumah Sakit Daerah Indrasari Rengat,”terangnya.

Kasus DBD ini sudah saya laporkan ke Puskesmas Pekan Heran. Puskesmas juga sudah menindak lanjuti laporan tersebut dengan melaksanakan pengasapan atau fogging.

Dan fogging tersebut tidak secara keseluruhan dilakukan ke pemukiam warga. Fogging hanya dilakukan di jalan atau drainase jalan. “Kita berharap Dinas Kesehatan Inhu kembali melakukan fogging di seluruh lingkungan dan pemukiman warga untuk mengatasi berkembangnya nyamuk aides aegipty penyebab DBD,” singkatnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Pekan Heran dokter DWi saat dikonfirmasi mengatakan,” Benar beberapa warga Desa Danau Baru yang diduga terkenak wabah DBD, Setelah dilakukan pemeriksaan ada 4 yang positif terkenak wabah DBD. Untuk penanggulangan kami sudah melakukan fogging di Desa Danau Baru.”singkatnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Inhu, Elis dikonfirmasi, Maaf saya sedang acara, nanti selesai acara saya telepon, Namun hingga berita ini dimuat, Kadis Diskes Inhu Elis tidak ada mentelpon kembali wartawan.

Sebelumnya, Alisa Dian Noviani, anak pasangan Selamat dan Martini warga Desa Tanah Datar Kecamatan Rengat Barat, meninggal dunia diduga penyebab terkena Demam berdarah dengue (DBD).

“Turunnya Diskes dan melakukan fogging di Desa Tanah Datar itu hanya pencitraan atau cari muka di hadapan pimpinan, Kalau memang Diskes Inhu serius menanggulangi wabah DBD tidak harus tunggu jatuh korban dulu baru bertindak,”kata warga setempat yang enggan disebutkan namanya.

Apalagi disaat musim penghujan, nyamuk pasti banyak dan seharusnya Diskes Inhu melakukan fogging bukan tunggu ada korban.

“Alisa Dian Noviani anak bapak selamet Riadi dan ibu martini Meninggal di RSUD disebabkan DBD,” kata warga.

Kepala Desa Tanah Datar, Dwi Rismawati saat di konfirmasi membenarkan halnini.

“Benar, Alisa Dian Noviani (Dian) meninggal diduga karena DBD.”katanya.

Dian meninggal di RSUD Indrasari, di bahwa ke RSUD sudah dalam keadaan kritis. Menurut keterangan pihak keluarganya Dian meninggal karena DBD.

Awalnya pihak keluarga tidak mengetahui kalau terkena DBD, jadi dibawa ke dokter biasa dan demamnya Dian sudah setabil.

Lalu pada malam harinya tiba-tiba kembali Dian demam tinggi dan langsung dibahwa ke dokter di Belilas dan langsung di bahwa ke RSUD, sesampai di RSUD tidak lama kemudian Dian meninggal.

“Dengan ada kejadian itu dan banyak juga tetangga-tangganya yang sakit menyerupai Dian, lalu saya telepon ibu kepala Diskes untuk minta fogging,”singkat Kades.**HR




Tinggalkan Balasan