Dihadiri Pemprov Riau Dan Pemko Pekanbaru,Tiga Asosiasi Jasa Kontruksi Gelas Musda

SOROTKASUSNEWS.NET-Tiga Asosiasi jasa kontruksi, ATAPI,PERKONAS dan ASKOPINDO gelar Musda dan pelantikan pengurus.Musda di gelar di hotel Primer pekanbaru (07/11/19).

Tiga asosiasi tersebut yakni,Dewan pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi tenaga ahli pemborong indonesia,Dewan pimpinan daerah pengusaha,Kontraktor nasional,Badan pengurus daerah Asosiasi kontruksi pemborong indonesia DPD ATAPI – DPD PERKONAS – DPD ASKOPINDO dilantik sekaligus oleh ketua umum pusat,Tema ” Dengan Musda Ke II,Kita tingkatkan profesionalisme pelaku jasa kontruksi yang handal di era digitalisasi”

Menjabat Ketua Umum DPP (Askopindo – Atapi – Asapindo),
Muhammad Iqbal saat dimintai keterangan dari awak media,menuturkan bahwa pada Musda ke II ini akan melantik Pengurus pengurus yang akan dibentuk di provinsi Riau untuk periode 2019-2024.

“Mudah-mudahan dengan pelaksanaan Musda ke-2 ini dua Asosiasi badan usaha dan satu asosiasi tenaga ahli dapat bersatu untuk menciptakan tenaga ahli dan tenaga terampil yang lebih profesional khususnya di provinsi Riau”,ungkap Muhammad Iqbal

“Saya berharap pemerintah daerah kabupaten kota dan provinsi,Khususnya Gubernur Riau dapat mendukung dan menganggarkan dananya setiap tahun dalam APBD untuk kegiatan pelatihan jasa konstruksi khususnya tenaga dan tenaga terampil profesional di provinsi Riau dan kota Pekanbaru ini”,ujar Iqbal

” Kita berharap dengan adanya dana dari pemerintah daerah,Maka asosiasi bisa bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk menciptakan tenaga ahli dan tenaga profesional untuk bersaing dengan tenaga tenaga luar yang masuk di provinsi Riau”,jelas Iqbal

“Kita harus siap,kalau tidak siap dari sekarang maka tenaga tenaga terampil,tenaga tenaga ahli di Riau akan ketinggalan zaman”,tambah Iqbal

” Jangan sampai terjadi Apabila ada investor luar yang membawa bisnis khususnya di provinsi Riau dan memakai tenaga kerja dari negaranya sendiri ini.Kita harus siap, Kita siap payungnya sebelum hujan daripada terlambat,tambah Iqbal

“Tadi saya sudah bicarakan dengan sekretaris PU,Khususnya Dinas PU Provinsi Riau agar Pemprov dapat mendukung Asosiasi ini untuk lebih meningkatkan peran sertanya dalam pengembangan pembangunan di Riau. Kita minta hal ini di teruskan kepada Gubernur,agar kegiatan ini juga di sisipkan dalam APBD dan melakukan kesepakatan kerjasama dengan Askopindo”,jelas Iqbal

” Kita juga minta pemerintah daerah khususnya Gubernur untuk membuat satu peraturan Perda untuk melindungi kontraktor lokal.Apabila pemerintah daerah tidak bisa melindungi kontraktor lokal,kasihan,siapa lagi yang mau lihat kita punya kontraktor lokal di tanah melayu ini”,papar Iqbal

“Saran saya Gubernur harus keluarkan Perda untuk melindungi kontraktor kontraktor lokal,Dalam mengambil proyek-proyek yang kelasnya menengah ke bawah contoh K1 K2 K3.Dengan adanya Perda,Kontraktor kontraktor lokal yang ada di Riau bisa diamankan oleh Gubernur,Jadi mereka bisa mendapatkan proyek”,terang Iqbal

Iqbal memaparkan bahwa usaha jasa kontruksi kita harus siap bersaing dengan tenaga luar.Jangan sampai kita kalah.Hal ini dapat di gambarkan,Khususnya di sertifikat keterampilan tenaga ahli utama,Kita kalah,masih jauh di bawah dari Asia Tenggara .Kita baru grade 7 untuk Asia Tenggara.Sementara negara lain Ketrampilan tenaga ahli utamanta sudah sudah mencapai grade 8 dan 9.

“Kita juga harus siap ,apalagi dengan kehadiran Undang-undang Nomor 2 tahun 2017,maka semua kontraktor dapat mengerjakan semua proyek di mana saja berada dan untuk itu kita harus siap”,tutup Iqbal ke awqk media ini.(Liza)




Tinggalkan Balasan