Terkait Berita “Dugaan Oknum TNI Bersenjata Lengkap Di Inhu Backing Judi Gelper” Di salah Satu Media Jadi Pertanyaan Masyarakat

SOROTKASUSNEWS.NET-Terkait Berita “Dugaan Oknum TNI Bersenjata Lengkap Di Inhu Backing Judi Gelper”yang di muat oleh salah satu media di Riau menjadi pertanyaan bagi masyarakat di Inhu.Banyak masyarakat menilai dan bertanya,apa iya masa backing judi saja musti bersenjata lengkap.Hal ini di ungkap oleh Jumadi salah aktivis di Inhu.

” Kayak mau perang saja. Kan alangkah bodohnya jika ada oknum TNI mau backing judi pakai senjata lengkap segala.Padahal duduk saja dia tak usah ngomong.Orang juga sudah takut.Ngapain bawa senjata segala”,ungkap Jumadi sambil tertawa

Sementara itu di tempat yang berbeda,Bob salah satu tokoh Pemuda di Inhu menuturkan bahwa Judul berita yang di buat oleh salah satu media tersebut dianggap berlebihan alias lebay.Ini judul beritanya tidak berdasar dan isi beritanya tidak nyambung.
“Coba di baca isi beritanya,apa ada kalimat yang menyebutkan di backing oleh TNI.Sementara judulnya saja yang lebai” Ungkap Bob

“Ini terkesan kayak ada sesuatu saja.Kayak sentimen saja.Isi berita hanya membahas masalah judi gelper dan tidak ada sumber berita dari mana,masyarakat juga sudah pintar. Ini juga akan menyebabkan rasa tidak percaya masyarakat kepada Media”,ujar Bob.

Berdasarkan hasil penelusuran awak media sorotkasusnews di lapangan dan wawancara dengan masyarakat sekitar Arena Golden Zone di desa Lubuk Kepayang Kec.Batang Cinaku tidak diperoleh informasi kebenaran berita adanya oknum TNI bersenjata lengkap membacking arena judi tersebut. Keberadaan Gelper Golden Zone tersebut memang ada di lokasi dan sesuai dengan yang di muat media tersebut.

Menanggapi berita tersebut,awak media ini menghubungi dan meminta klarifikasi dari Kodim Inhu.
Pihak Kodim Inhu melalui Pasi Intel Kodim Inhu,Kapt.Inf.Yunasri mengungkapkan bahwa pihaknya sudah melakukan pengecekan di lapangan.

” Tidak benar Berita tersebut,Tidak ada anggota kita bersenjata lengkap menjaga Arena Gelper Golden Zone seperti yang di beritakan salah media tersebut”,jelas Yunasri

“Kami juga sudah melakukan klarifikasi ke wartawan perwakilan Inhu media tersebut Bapak HT.Namun HT selaku perwakilan di Inhu tidak merasa membuat judul berita yang terkesan menyudutkan institusi TNI” Papar Yunasri

“Kita juga mendapat laporan dari anggota di lapangan,bahwa adanya berita yang menyudutkan institusi TNI ini di buat karena sakit hati dengan TNI karena permasalahan adanya penangkapan rokok illegal di daerah Inhu oleh Kodim Inhu beberapa waktu yang lalu.Jadi oknum media tersebut meminta bantu agar masalah penangkapan rokok illegal tersebut tidak di teruskan ke Polres. Mana bisa,Kodim Inhu tidak mentoleran kasus itu. Jadi kita serahkan ke Polres”,tambah Kapten Yunasri sambil tertawa

Saat di tanya bagaimana respon Kodim Inhu atas berita yang menyudutkan TNI tersebut.Kapt.Yunasri dengan tersenyum menjawab.
” TNI itu milik Rakyat,TNI lahir dari Rakyat,TNI itu dari rakyat dan untuk rakyat.Jadi dimanapun TNI berada,TNI dekat di hati rakyat. Jadi kami yakin masyarakat Inhu ini sudah pintar-pintar dan dewasa dalam membaca berita di media”,pungkas Kapt.Yunasri

“Logika saja,apa segitunya ada anggota TNI bersenjata lengkap hanya untuk membacking judi gelper tersebut”,ujar Yunasri

” Namun kayak apapun beritanya,kami tetap berterima kasih kepada media tersebut.Artinya dia peduli terhadap TNI.Hanya lain kali kami minta kepada semua media,jika mempublikasikan berita harus ada klarifikasi dari pihak terkait.Jadi berita tersebut harus proposional. Jangan sampai menyesatkan masyarakat.Apalagi menyudutkan instansi TNI. TNI ini milik rakyat lho. Jadi rakyat yang menilainya”,ungkap Yunasri

Lebih lanjut,Yunasri menuturkan bahwa pihak Kodim akan mempelajari berita ini terutama judulnya. Jika nanti terbukti menyudutkan Institusi TNI maka kami akan selesaikan dengan jalur hukum.

Sementara itu,salah satu wartawan senior di Inhu yang tak mau di sebutkan namanya menjelaskan bahwa masalah pemberitaan ini berawal dari rasa sakit hati awak media tersebut karena pada penangkapan rokok illegal milik salah pengusaha rokok yang di back up oleh awak media tersebut.
” Jadi Ia dendam dan sakit hati saja.Hal ini terungkap saat awak media tersebut di hubungi.Masalah ini juga sudah di ketahui juga oleh rekan-rekan media lainnya”,ujarnya .(Iin)




Tinggalkan Balasan