Alamak, Proyek Galian Pipa PDAM Tanpa Plank Kegiatan

Sorot Kasus News – Batu Bara, Kuat dugaan proyek pemasangan pipa pVc jaringan air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) telah mengangkangi aturan yang berlaku.

Pasalnya di lokasi proyek pengalian pipa yang berada di Jl Merdeka Ujung Bom, Jl Rakyat dan Jl Nelayan Kec Tanjung Tiram Kabupaten Batu Bara tersebut tanpa disertai pemasangan nama papan plank proyek, sehingga publik tidak dapat mengetahui terkait Sumber Anggaran, Volume, Nomor Kontrak dan Besarnya Biaya serta Pihak Pelaksana Kegiatan.

Ini sama saja dengan pengerjaan proyek Siluman tanpa menghadirkan papan plank kegiatan, dan terkesan adanya pembiaran. (15/1)

Peraturan Presiden No 54 tahun 2010 dan Perpres No 70 tahun 2012, segala proyek yang sumbernya dari APBN dan APBD harus disertai nama papan proyek dan Undang-undang No 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Pihak pemenang tender proyek terkesan kebal hukum, sehingga pengerjaan proyek tidak sesuai peraturan yang berlaku, tidak adanya plank proyek.

Terkait dengan hal ini, tim awak media Sorot Kasus News menemui salah satu perwakilan proyek untuk mempertanyakan hal tersebut.

“Sebelum kegiatan pengalian pemasangan pipa, Papan Informasi yaitu Plank dicantumkan di salah satu lingkungan SMP Negeri 1 Jl Sekolah Dusun XI Desa Suka Maju Kecamatan Tanjung Tiram” Cetusnya yang diketahui bernama Iyan.

Disinggung dimana STA.0+100 Iyan mengatakan dimulai dari titik 0+100 jl rakyat lewat pajak tg tiram menuju desa suka maju, baru masuk jl sempurna desa bagan dalam.

Namun yang disayangkan dia menyangkal mengenai  persoalan dari mana titik nolnya.

“Yang penting kami kerjakan dari mana aja titik nol” ucapnya dengan wajah geram melihat tim awak media.

Saat dikonfirmasi kepada  kepala tukang galian, bahwa mereka juga tidak mengetahui siapa pemilik proyek galian pipa ini.

“Yang saya tau ada okum dari salah satu LSM yang mengawasinya” terang kepala tukang.

Konsultan Pengawas Swasta dari PT Primas Teknik Consultan, Fadly membenarkan adanya, Pengerjaan galian pemasangan pipa pVc, terlihat yang berkelok-kelok.

Menurut fadly kita menghindari batu coran yang sudah lama, kemudian ada pipa pemakaian dari pemukim, dan juga menghindari kabel.

Disoal, ketika pengalian selesai dari ukuran spek, lalu dimasukkan pipa digalian itu, apakah tidak menggunakan alas. Seperti bantalan dari pasir.

Fadly menjawab, setiap pipa yang sudah dimasukkan didalam galian, maka dialas dengan menggunakan material pasir.

Samping itu Fadly mengakui Memang ada sebagaian yang memakai alas pasir.

Disinggung, mengenai kedalaman galian pipa yang hanya sekitar 40 s/d 50 cm untuk pemasangan pipa berukuran pipa 6 ” (inci), dari yang seharusnya kedalaman pipa 80 s/d 120 Cm.

Fadly makin geram dan menyangkal, kedalam galian harus maksimal 70-80 cm dan ketebalan pasir alas 20 cm.

Pemerintah kabupaten Batu bara di minta tegas, untuk dapat mengusut proyek jaringan pipa milik PDAM, karena diduga cacat hukum.

Sampai berita ini di lansir, Kepala PDAM Batu bara belum dapat di temui untuk di konfirmasi. ( UC / SKN)




Tinggalkan Balasan