Melalui LSM, Warga Desa Kota Medan Laporkan Dugaan Pencemaran Limbah PT MAS ke DPRD Provinsi

SOROTKASUSNEWS.NET-Terkait dugaan pencemaran limbah PT MAS di Sungai Binio Desa Kota Medan, Kecamatan Kelayang, Kabupaten Inhu, Riau
Masyarakat Desa Kota Medan akan melaporkan perihal tersebut ke Dewan Perkawilan Rakyat Daerah (DPRD).

“Berdasarkan surat kuasa yang di berikan masyarakat desa kota medan kepada kami DPW Riau LSM TOPAN RI (Versi Munas Cilegon-Ketum Budiman) Dalam minggu ini kita akan melaporkan dugaan pencemaran limbah yang terjadi beberapa pekan lalu di sungai Binio desa kota Medan yang diduga disebabkan dari limbah air jangkos PT MAS,”kata Jumadi akvitis LSM TOPAN RI ( Versi Munas Cilegon).

Pencemaran limbah tangkos di sungai binio kala itu yang menyebabkan hewan satwa sungai Binio pada mati, Sebagaimana pengakuan anggota humas PT MAS Saparudin saat dilapangan. Bahwa ikan yang mati di sungai binio bukan karena limbah, tapi, karena air jangkos.

“Apa bedanya limbah dengan air jangkos, itu sama-sama limbah dan hal ini akan kita laporkan ke DPRD Inhu dan Provinsi,” terang Jumadi

Diterangkan Jumadi, Bagi perusahan yang dengan sengaja membuang limbah cair, baku dan sejisnya dapat dikenakan sangsi pencemaran lingkungan hidup menurut Pasal 1 angka 14 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (“UU PPLH”).

“Dan dapat di kenakan beberapa pasal dalam UU Nomor 32 tahun 2009 dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling sedikit Rp 5 miliar dan paling banyak Rp 15 miliar”,sambung Sambung Jumadi.

Sebelumnya, Humas PT MAS, Saparudin yang juga berada disekitar lokasi sungai binio saat dikonfirmasi mengatakan,” Untuk menanggulangi sudah diupayakan dan untuk limbah sudah ada waduknya dengan kolam limbah sebanyak 12 kolam.

“Yang menyebabkan ikan mati di sungai binio ini adalah air jangkos,”sebut Saparudin.

Ditanya kejadian binatang satwa di sungai binio ini mati tidak hanya kali ini dan matinya binatang satwa air ini disebabkan air limbah PKS MAS. Kan sudah kita sampaikan kita akan menangulangi persoalan ini bersama kades, jawab Saparudin.

Ditanya lagi, Apakah selama ini tidak ada upaya dari perusahan untuk tidak membuang air limbah PKS kesungai atau ini ungsur kesengajaan agar perusahan tidak repot-repot membuat waduk limbah. Jawab Saparudin, Kita tidak ada sengaja membuang limbah kesungai, Ini hanya air jangkos saja.

“Sekali lagi saya katakan akan kordinasi dengan kades gimana untuk menangani hal ini,”singkat Saparudin kala itu.

Sedangkan Kades Desa Kota Medan Rudi saat dikonfirmasi mengatakan,” Untuk kedepannya perusahaan untuk lebih hati-hati.

“Kita berharap perusahan untuk segera membenai dan jangan saling menyalakan, kalau kita cari kesalahan semuanya kita salah,”kata Kades.

“Dan kita sudah sampaikan hal ini ke DLH Kapupaten Inhu, Bahwa mereka mau melakukan penghimbauan kepihak perusahan.”singkat kades saat di lokasi Sungai Binio kala itu.

Pantauan media dilokasi, banyak ditemukan hewan satwa air yang mati, dan menurut warga air sungai binio dimanfaatkan untuk mandi, apalag disaat musim kemarau, rata-rata masyarakat desa kota medan mandi di sungai Binio tersebut,**HR




Tinggalkan Balasan