Jalan Kabupaten Di LBJ Masih Dilalui Mobil Melebihi Tonase, Masyarakat Minta Camat Jangan Tutup Mata

SOROTKASUSNEWS.NET-Pemerintah daerah Kabupaten Inhu, Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) tahun 2019 menganggarkan lebih kurang 10 milir untuk pengaspalan jalan kabupaten di Kecamatan Lubuk Batu Jaya (LBJ). Namun sayang jalan berkapitas 5 hingga 8 ton tersebut terus dilintasi oleh mobil-mobil melebihi tonase.

Belum lama ini terpantau mobil Trado angkut Crain melintas di jalan kabupaten di Kecamatan LBJ, Mobil trado tersebut diduga bermuatan berkapitas lebih kurang 20 atau 30 ton.

Menyikapi hal ini, Sutrisno warga setempat mengatakan,” Pemerintah sudah susah payah melakukan pembangunan seharusnya camat atau Upika kecamatan dapat menjaganya.

“Kita sangat setuju sekali kemarin itu sudah dipasang portal. Namun sayang portal itu kembali dibuka dan dibukanya portal itu mungkin dengan adanya pembangunan pabrik sawit itu.”kata Sutrisno.

“Dengan seringnya dilalui mobil bermuatan melebih tonase, sudah pasti aspal jalan di kecamatan LBJ ini akan segera hancur,”sambung Sutrisno.

Harapan kita sebagai masyarakat, camat dan jajarannya atau Upika kecamatan untuk dapat menegakan aturan sebagaimana mestinya agar jalan aspal di kecamatan LBJ ini tidak cepat hancur dan aspalnya bisa bertahan lama.

Karena tidak mungkin pemerintah daerah menganggarkan setiap tahun untuk perbaikan atau pengaspalan jalan di kecamatan LBJ, karena masih banyak daerah lain yang juga butuh pengaspalan.

Dengan ada nya pemasangan portal kemarin itu sudah sangat bagus, seperti yang kita lewat di kabupaten pelalawan, mana jalan yang bukan kapitasnya di pasangi portal demi untuk menjaga agar jalan tidak cepat hancur.

Kalau dibiarkan seperti itu, saya yakin tidak sampai 2 tahun jalan kabupaten di kecamatan LBJ ini akan hancur, dan unjung-unjungnya masyarakat juga yang menjadi korban.

“Dalam hal ini kita meminta camat dan Upika kecamatan di LBJ ini jangan tutup mata , karena untuk membangun tidak semudah membalikan telapak tangan,”pungkasnya.

Sementara itu, Plt Dinas PUPR Inhu Boyke Sitinjak melalui Kabid Bina Marga Suheri dikonfirmasi mengatakan,” Jalan kabupaten di kecamatan LBJ itu hanya bisa dilintasi 5 hingga 8 ton, Dan tahun 2019 kemarin kita telah melakukan pengaspalan dengan nilai lebih kurang Rp 10 miliar.

“Kita berharap pihak-pihak terkait seperti camat atau Upika kecamatan LBJ dan dinas perhubungan untuk dapat menjaga agar jalan tersebut tidak cepat hancur,” singkatnya.**HR




Tinggalkan Balasan