Gakkum KLHK Diminta Segel Kebun Sawit PT Tasma Puja

SOROTKASUSNEWS.NET-||Kuasa hukum Subrantas salah satu warga desa Anak Talang ,Dody Fernando SH MH meminta agar Penegakan Hukum Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Gakkum KLHK) melakukan penyegelan perkebunan kelapa sawit milik PT Tasma Puja di desa Anak Talang, Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Inhu, Riau yang terindikasi berada dalam kawasan hutan dan tanpa izin pelepasan.

Lahan sawit seluas 2.580 Ha terdiri, kebun sawit inti seluas 982 Ha, kebun sawit plasma masyarakat seluas 545 Ha, Areal perladangan, kebun dan pemukiman seluas 1.053 Ha dalam kawasan HPK dan seluas 148 Ha dalam kawasan HPT.

Dia minta Penegak hukum di Inhu atau Provinsi Riau menghentikan dan menyegel lahan yang berada pada kawasan hutan baik HPK atau HPT yang diduga belum memiliki izin pelepasan dari mentri terkait.

“Kami minta melalui Tim Satuan Tugas (Satgas) Terpadu Penertiban Penggunaan Kawasan Hutan dan Lahan Secara Ilegal yang terindikasi masuk pada kawasan Hutan Produksi Konversi (HPK) dan kawasan hutan produksi terbatas (HPT).”paparnya.

“Dengan tidak ada izin pelepasan dari mentri kehutanan, artinya perkebunan kelapa sawit PT Tasma Puja tidak memiliki legallitas yang jelas, seperti Hak Guna Usaha (GHU), pertanyaannya, selama berdirinya perkebunan sawit PT Tasma Puja, menjadi pertanyaan pajak terhadap pengusaan tanah ribuan hektar itu seperti apa?”,ujarnya

Dan hal itu bisa.mengakibatkan kerugian terhadap negara berupa sumber masuk uang negara yang tidak disetorkan.

“PT Tasma Puja yang berdomisili di Kecamatan Batang Cenaku Kabupaten Indragiri Hulu Riau selalu terjadi konflik lahan antara masyarakat dengan perusahaan.”sebutnya.

“Dengan luasan yang dimiliki seharusnya menyumbang pajak cukup signifikan, kita berharap ke depannya lahan tersebut dapat dijadikan pemerintah untuk dibagikan kepada masyarakat, mengingat lahan tersebut telah dikuasai oleh PT Tasma Puja lebih kurang 8 tahun, ada dugaan perusahaan mengelola lahan di kawasan hutan produksi terbatas tanpa pelepasan.”tegas Dody,**HR




Tinggalkan Balasan