Diduga Garap Kawasan Hutan Tanpa Izin, Kapolda Riau Diminta Segera Tangkap Direktur PT Tasma Puja

SOROTKASUSNEWS.NET-||Terkait dugaan pabrik minyak kelapa sawit (PMKS) PT Tasma Puja garap kawasan
Hutan Produksi Konversi (HPK) dan kawasan hutan produksi terbatas (HPT). Diminta Kapolda Riau segera tangkap Direktur PT Tasma Puja.

Berdasarkan pengamatan lapangan dan penafsiran peta citra landas tahun 2015 bahwa areal yang dimohon rekomendasi untuk pelepasan kawasan hutan produksi yang dapat dikonversi (HPK) oleh PT Tasma Puja seluas lebih kurang 2.580 Ha terdiri dari :

1. Kebun kelapa sawit inti seluas lebih kurang 982 Ha.
2. Kebun kelapa sawit plasma masyarakat seluas lebih kurang 545 Ha
3. Areal perladangan, kebun dan pemukiman masyarakat seluas lebih kurang 1.053 Ha.

“Berdasarkan pengamatan lapangan PT Tasma Puja telah melakukan penanaman kepala sawit didalam kawasan HPT seluas lebih kurang 148 Ha, Penggarapan kawasan HPT di perkuat oleh titik kordinat hasil pengamatan dilapangan. Untuk itu kita meminta Kapolda Riau segera tangkap Direktur PT Tasma Puja,”tegas Arion SH pengamat hukum yang juga pengacara.

Dijelaskan Arion SH, Delapan tahun yang lalu PT Tasma Puja diduga garap kawasan HPK dan kawasan HPT dijadikan perkebunan kelapa sawit di Desa Anak Talang dan Desa Kepayang Sari, Kecamatan Batang Cenaku tanpa izin pelepasan dari mentri terkait.

Tindakan pemanfaatan atau penggunaan kawasan hutan tanpa izin telah diatur dalam pasal 78 ayat (2) UU 41 tahun 1999 yang menyatakan bahwa barang siapa yang dengan sengaja mengerjakan dan/atau menggunakan dan/atau menduduki kawasan hutan secara tidak sah diancam pidana paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 5 Miliar.

Atas pengelolaan kawasan hutan tanpa izin, Direktur PT Tasma Puja melanggar UU RI nomor 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan.

“Perbuatan Direktur PT Tasma Puja sebagai mana diatur dan diancam melanggar pasal 92 ayat 2 huruf b UU RI Nomor 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan,”ungkap Arion SH.**HR




Tinggalkan Balasan