Upika Jangan Tutup Mata..!! Jalan dan Jembatan di Kecamatan LBJ Tak Bisa Dilalui Mobil Kapasitas 30 Ton

SOROTKASUSNEWS.NET-||Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Inhu, Riau menyatakan bahwa beberapa jembatan dan jalan di Kecamatan Lubuk Batu Jaya (LBJ) tidam bisa dilalui mobil berkapasitas 30 ton. Hal ini disampaikan Plt Dinas PUPR melalui Kabid bidang Bina Marga (BM).

“Ruas jalan kabupaten di Kecamatan LBJ yang tahun 2019 kemarin baru selesai diaspal tidak bisa untuk mobil berkapasitas 30 ton dan begitu juga dengan 3 jembatan dijalan rimpian Desa Rimpian, Tiga jembatan itu tidak bisa untuk mobil berkapasitas 30 ton,”terang Kabid BM, Suheri.

“Bila jalan di LBJ dan tiga jembatan itu dilintasi mobil bermuatan kapasitas 30 ton, maka jalan di LBJ dan jembatan di Desa Rimpian itu akan hancur. Jalan di kecamatan LBJ dan tiga jembatan di Desa Rimpian itu hanya bisa dilintasi mobil 5 hingga 10 ton, bila ada mobil yang melebihi 10 ton maka jalan dan jembatan akan cepat hancur”,ujarnya

“Untuk mencegah agar jalan kabupaten di kecamatan LBJ dan tiga jembatan di Desa Rimpian tidak cepat hancur, kita berharap dinas terkait dan pemerintah setempat dapat sama-sama menjaganya.”singkat Suheri kabid BM dinas PUPR Inhu.

Sementara itu kabid hubungan lalulintas darat Dinas Perhubungan Inhu, Sarju dikonfirmasi mengatakan,” Dulu itu kan sudah dipasangi portal, kita sudah kesana juga menurut pak camat mereka mau rapatkan dulu. kalau memang mau di portal ayok kita portal lagi seperti dulu.

“Sekarang ini kami menunggu dari pak camat bagaimana kelanjutannya, waktu kami kesana dan menyampaikan perihal soal jalan langsung pada pak camat dan pak kapolsek”,ungkap Sarju

Dan juga sudah kita sampaikan agar camat dapat mengundang pihak-pihak terkait seperti dinas PU dan Kades untuk memecahkan persoalan jalan tersebut, namun hingga kini camat belum ada mengundang kami.

“Demi untuk keselamatan jalan memang harus diportal, tapi, dengan sarat yang menjaga portal itu orang yang netral dengan arti tidak ada kepentingan dalam hal itu.”pungkasnya.

Terpisah, menyikapi permasalahan jalan kabupaten di kecamatan LBJ dan jembatan di Desa Rimpian Jumadi akvitis LSM TOPAN RI (Versi Munas Cilegon-Ketum Budiman) mengatakan,” Menurut pendapat saya untuk menjaga keselamatan jalan kabupaten dan beberapa jembatan yang tidak bisa dilalui kapasitas 30 ton, kita minta unsur pimpinan kecamatan (Upika) kecamatan LBJ jangan tutup mata demi keuntungan pribadi.

Kalau urusan dinas di campuradukan dengan urusan pribadi untuk mencari keuntungan ya seperti ini kejadiannya, portal yang sudah dipasang pun kembali dibuka.

“Padahal dengan dipasangnya portal itu dapat menyelamatkan aset negara puluhan miliar, dan dengan dibukanya portal maka aset negara puluhan miliar akan hancur,”pungkas Jumadi.**HR




Tinggalkan Balasan