Irwasda Polda Riau Diminta Periksa Penyidik Yang Tangani Kasus Dugaan SPPD Fiktif Oknum DPRD Inhu

SOROTKASUSNEWS.NET-|| Kasus dugaan korupsi SPPD Fiktif dan pemotongan SPD sejumlah oknum Anggota DPRD Inhu hilang senyap tak tahu ujungnya.Hal ini menyebabkan tanda tanya masyarakat Inhu,terutama aktivis LSM di Inhu.

Masyarakat meminta Inspektur Pengawas Daerah (Irwasda) Polda Riau untuk melakukan pemeriksaan terhadap penyidik yang tangani kasus dugaan korupsi SPPD fiktif dan pemotongan SPPD sejumlah oknum anggota DPRD Inhu.

” Patut dipertanyakan, pasalnya, dari berbagai pihak sudah dilakukan pemanggilan dan bahkan sudah dilakukan pemeriksaan dan juga audit, Tapi, sudah setengah tahun berjalan belum ada keterangan sudah sejauh mana mereka menangani dugaan kasus korupsi SPPD fiktif dan pemotongan SPPD sejumlah anggota DPRD Inhu dengan nilai lebih kurang Rp 45 M.

“Terkait hal ini kita selaku pemuda dan juga akvitis di Inhu berharap Irwasda Polda Riau dapat melakukan pemeriksaan terhadap penyidik yang menangani kasus tersebut,” kata Jumadi akvitis salah satu LSM di Inhu saat bincang-bincang dengan awak media.

“Kita memiliki alasan kuat mengapa meminta Irwasda Polda Riau untuk melakukan pemeriksaan terhadap penyidik. Alasan pertama menyelamatkan uang negara, kedua sudah cukup lama, ketiga sudah dilakukan pemerikasaan terhadap masing-masing yang bersangkutan dan keempat sudah dilakukan audit dan bahkan informasinya audit juga sudah dilakukan dimana oknum anggota DPRD menginap dan kunjungan kerja kala itu”,ujarnya

“Namun anehnya dugaan kasus SPPD fiktip dan pemotongan SPPD masih saja tahap penyelidikan dan belum masuk ketahap penyidikan, ada apa ini..?, tanya Jumadi.

“Dan ini sudah sepantasnya Irwasda Polda Riau memperiksa ataupun mempertanyakan terhadap penyidik yang menangani kasus tersebut. Jangan nanti seperti kejadian kasus proyek pembangunan gedung Poktan di BP4KKP yang hingga kini lebih kurang 5 tahun tak tahu unjung rimbanya.”pungkas Jumadi,**HR




Tinggalkan Balasan