Haris Warga Sei Lala Bantah Buka Usaha Judi Gelper

SOROTKASUSNEWS.NET||-Riswanto alias Haris Ketua LMP Kecamatan Sei Lala membantah ada membuka usaha judi gelper dibeberapa wilayah di Kabupaten Inhu sebagaimana yang dituduhkan warga pada dirinya.

“Saya maupun Ormas yang saya pimpin tidak ada membuka usaha ataupun membeking judi gelper ataupun judi lainnya. Apa yang disampaikan oleh warga itu tidak benar,” terang Haris melalui via selulernya, Minggu (15/3/2020) sekitar pukul 21.09.

“Dijelaskan Haris, Judi gelper itu punya orang medan dan bukan punya saya, Saya sudah lama tidak ada lagi berjudi apalagi membuka usaha perjudian. Jadi apa yang disampaikan warga kepada media itu tidak benar.”tegas Haris.

Tak lama kemudian ,Haris menghubungi awak media ini, masuk SMS ke awak media, isi SMS itu :” Malam Bg aku anggota Sembiring yg buka kegiatan “ikan” di molek..bukan aris yg punya kalo ada waktu jumpa dulu sama Aris ngomong baik2 bg,” singkat SMS tersebut.

Sebelumnya di beritakan,warga Resah dengan keberadaan perjudian dengan modus gelanggang permainan atau yang lebih dikenal dengan gelper. Ratusan ibu-ibu warga Desa Batu Gajah datangi rumah Supri warga di Desa Pasir Keranji, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Inhu, Riau yang menjadi tempat judi gelper, Jumat (13/3/2020) pukul 22.00 wib.

“Keberadaan judi ini sudah sangat meresahkan, dan bahkan dengan adanya penjudian ini, kami dirumah tidak lagi dibeli uang belanja oleh suami-suami kami,pak, tidak hanya itu aja pak, sawit, pisang dan benda lainnya sering hilang sejak adanya tempat perjudian ini, pak,” kata ibu Iwat warga Desa Batu Gajah.

“Kami yang datangi tempat atau lokasi judi ini banyak dari warga desa Batu Gajah, karena, setiap hari siang maupun malam suami-suami kami main judi disini, maka dari itu kami ramai-ramai datangi tempat ini meminta untuk menutup” Ujarnya

“Tapi, pemilik tempat tidak mau menutup, maka kami ramai-ramai menghancurkan itu meja gelper yang untuk main judi,” singkat Iwat.

Sementara itu Ibu RT Desa Pasir Keranji Reni mengatakan,” tempat perjudian ini sudah ada lebih kurang 3 bulan, sudah berulang kali di kasih tahu, tapi tidak juga ditutup.

“Tadi sekitar pukul 22.00 wib ratusan ibu-ibu dari Desa Batu Gajah mendatangi rumah pak Supri meminta untuk menutupnya, karena, tidak juga di tutup, ibu-ibu ini mengamuk dan merusak meja gelper yang untuk berjudi.”terang ibu RT Reni.

Ditanya, apa selama tiga bulan itu dibiarkan saja tidak ada ditegur oleh perangkat atau warga sini. Warga sini takut pak, takut di santet,” singkatnya.

Sementara itu, Kades Pasir Keranji Isrial saat dikonfirmasi,” Saya sudah empat kali memberitahu suruh tutup, Setalah kita kasih tahu meraka tutup, tapi nanti ada satu minggu lagi mereka buka dan bahkan kegiatan ini sudah berulang kali saya laporakan kepihak kepolisian.

Pemilik tempat selalu beralasan kalau yang punya belum ada tempat lain untuk pindahkan meja gelper,”singkat Kades.HR




Tinggalkan Balasan