Di tengah Gejolak Corona,Pemuda Pengangguran Curi Perhiasan

SOROTKASUSNEWS.NET||-Di tengah Gejolak Corona,NG (24)Pemuda Pengangguran Curi Perhiasan.NG warga jalan Mekar,Kel. Mentangor Kec. Tenayan Raya Pekanbaru diduga Pelaku Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan di ringkus tim opsnal Polsek Tenayan Raya,Senin (23/03/20)

Menurut keterangan Kapolsek Tenayan Raya,Kompol M.Hanafi bahwa kronologis Kejadian berawal
Pada hari Minggu tanggal 15 Maret 2020 sekitar pukul 10.00 wib saat pelapor Ibu Uli (55) warga jalan Perkasa V Gg. Damai No. 03 Rt 005 Rw 011 Kel. Bambu Kuning Kec. Tenayan Raya Pekanbaru, pulang ibadah dan langsung pulang kerumah dan pada saat pelapor membuka pintu kamar, pelapor melihat penutup dari Exhaust Fan sudah jatuh dan berada tepat diatas lemari.

” Kemudian pelapor memeriksa seluruh isi rumah dan hanya laci meja yang terletak diruang tamu saja yang dirusak dan laci tersebut berisi uang sebesar Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah) mata uang Indonesia. 30 U$ Dollar mata uang Amerika, 400 Bath mata uang Thailand yang mana uang tersebut sudah tidak ada lagi didalam laci”,terang Hanafi

“Selanjutnya ada hari Senin tanggal 23 Maret 2020 sekira pukul 18.00 WIB tim Opsnal Mendapat informasi tentang keberadaan tersangka Nikson Ricardo Sinaga “,ujar Hanafi

“Tanpa menunggu waktu lagi,kami langsung intruksikan tim Reskrim dibawah pimpinan Kanit Reskrim Iptu E.J.Manulang untuk melalukan penangkapan terhadap tersangka Nikson Ricardo Sinaga sehingga tersangka Nikson berhasil di tangkap di depan Alam Mayang di Jalan H. Imam Munandar Kel. Tangkerang Timur Kec. Tenayan Raya Pekanbaru”,jelas Kapolsek

” Tersangka mengakui perbuatannya tersebut dan pada saat di tangkap tersangka tidak ada melakukan perlawanan”,ujar Hanafi

“Setelah dilakukan introgasi terbongkar juga bahwa pelaku juga pernah melakukan jambret di Jalan Soekarno Hatta dibawah Fly-over Pasar Pagi Arengka yang mana tersangka berhasil mengambil 1 (satu) buah tas yang berisikan 1 (satu) buah Handphone OPPO A 5s warna biru, uang sebesar Rp 100.000,- (seratus ribu rupiah) dan dompet yang berisikan kartu-kartu identitas”,tambah Hanafi

“Barang Bukti yang di sita dalam penangkapan tersebut adalah
– 1 (satu) buah gelang yang terbuat dari kuningan thailand dengan motif tidak menyatu bagian ujung-ujungnya.
– 2 (dua) buah gantungan kunci thailad yang terbuat dari kuningan berbentuk gajah dan Kerugian yang di alami korban di tafsir sekitar
Rp 2.000.000 (dua juta rupiah) “,terang Hanafi

” Kepada tersangka kita kenakan Pasal Pasal 363 Ayat 1 Ke-4 dan 5 KUH.Pidana”,tutup Kompol Hanafi kepada awak media ini.(Liza)




Tinggalkan Balasan